Entri Populer

Jumat, 07 November 2014

SURAT UNTUK KOGA SONOKO

 Tulisan ini diikutsertakan dalam give away  "Guerrila Quiz 4"


Hai Sonoko-chan~ bagaimana kabarmu?

Aku berharap kau baik-baik saja? Well, tidak juga. Kau tahu? Sinister dan jeff the killer sedang berkeliaran di luar sana. LOL.

Oh ya. Kemarin aku memikirkan tentangmu, maksudku tanganku bergerak sendiri menulis syair ini. Seperti yang kuceritakan tentang ketua shiraishi itsumi-san.

Taman mawar bersama para malaikat. Angin kencang berembus membawa debu petaka. Taman mawar kini tak terlihat warna lagi. Yang terlihat hanya duri pemangsa kulit-kulit tipis. Malaikat berjubah putih kehilangan bulu-bulu indah mereka, menghitam...sehitam malam.... Para malaikat pencabut nyawa. 

Awan hitam menyelimuti kota pagi ini. Membawa sinar berbagai warna, gelap dan terang. Namun, awan hitam tak juga menurunkan hujan. Hanya dingin menusuk sampai tulang, membeku sampai di tanah.

Magma api menyembur tanpa seorang pun yang lari. Tawa terdengar dari setiap bilik takdir setiap orang. Tidak ada rasa takut maupun cemas. Takdir yang lain membunuh ratusan mahluk hidup. Para pencabut nyawa mulai membedah isi perut mereka.

Ada dua belas. Bukan angka sial, tapi akan membawa kesialan.

Ada dua belas, sebanyak pemain tim sepakbola, tapi tidak sedang bermain.

Berhati-hatilah! Semakin mudah kau terbang, maka akan semakin berbahaya.

Aku juga tidak tahu maksudnya. Kau tahu, mungkin sebuah peringatan akan kematian, mungkin :P.

Kau mengingat bagaimana sajak kematian yang kubuatkan anak perempuan di kelas sebelah? Itu benar-benar terjadi! Aku bahkan tidak tahu kenapa setiap aku tertidur, aku akan terbangun dengan kertas semacam ini setiap hari.

Sonoko-chan, aku merasa bersalah begitu aku mendapati sajak itu bertuliskan namamu, untukmu. Tapi, aku harus tetap memberitahukanmu, bukan? Semoga yang terjadi tidak begitu parah (kau mengerti maksudkukan?). ayo bertemu secepatnya!


With love,    



Red Apple


P.S : Jeju sangat panas (^_^)